Terkait Adanya Insiden Lobang PETI, Harusnya Ada yang Bertanggung Jawab Ini Kata Tokoh Cisitu

Loading

Lebak- Suarametropolnews.com Dengan terjadinya insiden di dalam lobang PETI yang terjadi Hari Senin 4/12/23 di blok Cikidang yang menimpa JN warga Kp Cipulus, Kabupaten Sukabumi Jabar yang meninggal di duga kena zat asam (07-12-23)

Korban meregang nyawa di dalam lobang Level 500, peninggalan Antam tahun 2012 tersebut,” ujar tokoh Cisitu malam tadi kepada awak media ini di kediamannya, yang namanya minta di rahasiahkan.

Menurutnya, JN adalah karyawan Enai, namun di lobang Sdr Enai belum ada kegiatan, demi mengisi kekosongan, korban pergi dan masuk ke dalam lobang (Ngonek) dengan beberapa orang temannya di level 500 bekas Antam hingga nasib naas menimpanya,” terang tokoh tersebut.

Selaku tokoh Cisitu, terjadinya insiden ini jelas harus ada yang bertanggung jawab, karena dari kegiatan PETI di blok Cikidang ada pungutan 10 persen dari Autput hasil dari lobang-lobang, yang di kelola oleh 2 grup, masing masing 5 persen, ada pun pengelola tersebut gak usah Saya utarakan, karena itu sudah menjadi rahasiah umum, yang jelas, dari kejadian insiden ini harus ada yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Guna palidnya data insiden yang di alami JN warga Kp Cipulus wilayah kasepuhan Sinargalih/ Cicemet, ada sumber menjelaskan, bahwa korban meninggal di lobang Sdr EN dan ter evakuasi Subuh hari Senin, sampai di rumah duka sekira pukul 7.00 pagi,” terangnya.

Sementara ketika awak media terus menggali informasi ini dan barusaha mengkonfirmasi kasepuhan Cisitu sampai saat ini no WhatsApp nya masih tidak aktif dan sdr WD yang infonya selaku pengelola pun sama no WhatsApp nya belum aktif.

Mencoba menghubungi Kepala Desa Kujang Sari, no WhatsApp Pak Kades pun sama, dalam poasisi memanggil terus.

Report: (**Red)

Share dan Like
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments
0
Pikiran Anda tentang artikel ini, Silakan komentar.x
()
x