Diduga Dana Desa tahun 2022 Jadi Ajang Korupsi Oknum Kepala Desa Serimenantikecamatan Buay Pemaca Oku Selatan

Loading

Muaradua, Suarametropolnews.com-

Sudah bukan rahasia lagi anggaran dana desa jadi sasaran empuk bagi oknum kepala desa untuk meperkaya diri dan digunakan sebagai kepentingan peribadi, Contohnya Desa Serimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Oku Selatan. 27 Desember 2023

Diduga dana desa yang di kelola oknum kepala desa serimenanti tidak terealisasi dengan benar, Karena apa yang jadi kegiatan yang menggunakan dana desa tidak lah transparan kepada masyarakat desa,Hanya orang orang tertentu saja yang mengetahui kemana dan untuk apa realisasi dana desa tersebut.

Saat media Suara Metropol News.Com melakukan sosial kontrol di desa Serimenanti dan team investigasi LSM Penjara DPC Oku Selatan.
memantau kegiatan yang di realisasikan pemerintah desa Serimenanti dalam mengelola dana desa di sana team menemukan banyak kejanggalan kejanggalan.

Mulai dari realisasi dana ketahanan pangan tahun 2022 Desa Serimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Oku Selatan ini sangat menyita perhatian team, Sedangkan dana anggaran sebesar
RP.161.352.600 .Sementara di lokasi team menemukan bioblok kolam perikanan darat milik desa terbengkalai tidak di pungsikan bahkan ada beberapa bioblok berada di atas rumah ( di ates dak rumah milik masyarakat desa Serimenanti.

Saat team melakukan wawancara dengan beberapa narasumber dusun lima (5) salah satu masyarakat yang enggan di jelaskan namanya mengatakan,” sebelum di bagi bagi bioblok itu ada di dudun enam(6)kumpul menjadi satu tempat, Tapi pembudidayaan ikan nya tidak jelas berapa banyak ikan yang di budidayakan,Setahu saya pembesaran ikan tersebut tidak berlangsung lama karna baru berapa minggu bioblok sudah kosong tidak ada ikannya, Berapa banyak bibit ikan dan berapa kelompok yang membudidayakan kami tidak tahu,Yang jelas kolam bioblok tersebut tidak lama sudah tidak di rawat lagi (terbengkalai),jelasnya.

Di tempat lain,Masih menurut narasumber dusun enam(6)salah seorang masyarakat yang juga tidak mau di sebutkan namanya mengatakan,”bukan hanya kolam ikan itu saja pak yang kami tidak tahu berapa dana yang di anggarkan pak kades, ada beberapa pembangunan yang kami tidak tahu dana anggarannya,Seperti jembatan, talud dan lainnya,Kalau memang kolam ikan itu milik desa mengapa kami selaku masyarakat tidak pernah merasa mendapat bagian dari program tersebut, tolong pak kalau memang dana anggaran kolam itu sangat besar, Dan sebagian danaya di selewengkan kepala desa kami, itu apakah dapat di tuntut pak, kalau bisa tolong di tindak lanjuti pak biar masyarakat tidak selalu di bohongi.imbuhnya

Diduga oknum Kepala Desa Serimenanti telah melanggar undang undang keterbukaan informasi publik (KIP) dan UU tindak pidana korupsi.

Adapun yang menjadi suatu kejanggalan yaitu ada item kegiatan yang di anggarkan berulang seperti :

  1. sanitasi pemukiman (gorong gorong sekolah,parit,dll,di luar prasarana jalan) Rp.24.000.000.

2.Sanitasi pemukiman (gorong gorong sekolah,parit,dll,di luar prasarana jalan)
Rp.18.887.570.

3.Perasarana jalan desa(gorong gorong sekolah, box/slab,culvert,drainase,prasarana jalan lain, Rp.4.219.970.

Ada juag pembangunan jembatan kecil itu pun diduga mark up,Karena anggaran dana pembangunan yang sangat besar tidak sesuai dengan fisik yang ada di lapangan, ada pun dana yang di anggarkan Rp.43.540.090. Dan masih banyak item kegiatan yang di anggarkan diduga fiktif.

Menurut ketua Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM PENJARA DPC Oku Selatan) DODI ASRIADI mengatakan,”saya akat melayangkan surat ke aparat penegak hukum Kabupaten Oku Selatan agar dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Serimenanti ini dapat di tindak lanjuti APH, Dan akan menjadi pembelajaran bagi oknum kepala desa yang lain agar menggunakan dana desa dengan sebaik baiknya untuk memakmurkan masyarakat desa, unggahnya.

Saat team coba komfirmasi dengan kepala Desa Serimenanti Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Oku Selatan melalui telpon whatsapp beliau menjawab saya lagi dalam perjalanan,Dan team Komfirmasi lewat chet whatsapp di baca tapi tidak di jawab, besar dugaan kepala desa menghindar dari komfirmasi yang di lakukan team media.

Diduga apa yang di jelaskan masyarakat desa Serimenanti memang benar adanya,sehingga kepala desa tidak mau di komfirmasi team media.

Kepada Dinas yang membidangi PMD,Inspektorat,dan APH kami mewakili masyarakat desa Serimenanti meminta agar dapat menindak lanjuti permasalahan ini.

(Team)

Share dan Like
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments
0
Pikiran Anda tentang artikel ini, Silakan komentar.x
()
x